Tampilkan postingan dengan label Tentang Kami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tentang Kami. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 November 2015

Cinta Orang Tua yang Aku Junjung

Oleh : Salwaa Khanzaa

Kalian adalah kebanggan yang tak ternilai
Kalian adalah orang orang yang mulia
Kalian adalah orang-orang yang dibanggakan, yang ditunggu oleh orang lain
Kalian adalah manusia yang penting bagi bumi ini..
Bersama kalian aku memahami apa artinya hidup
Bersama kalian aku menjadi manusia yang bermanfaat
Bersama kalian aku mengerti apa pentingnya lingkungan ini
Bersama kalian aku bisa lebih mensyukuri nikmat Allah
Terimakasih Tuhan telah menciptakan kedua hambamu ini yang begitu kucintai...
Abi Ibang-ku dan Umi Nissa-ku. Poto : Salwaa Khanzaa

Jumat, 06 November 2015

Tanah Yang Hidup

Kawasan belajar University of The Earth, keanekaragaman hayati, keanekaragaman pangan, rumah burung dan berbagai serangga serta kupu kupu, hadir secara alami. Luasnya 16 ha. Navdanya, Dehradun India. Poto : Nissa Wargadipura, September 2015.


Tanah berasal dari batuan yang telah lapuk
Berjuta-juta tahun yang lalu,
Bumi kita ini tidak memiliki tanah.
Bumi kita hanya terdiri dari udara, air, dan gunung batu
Seiiring dengan waktu,
Terjadi pengikisan terus menerus tiada berhenti
Hingga terjadilah partikel partikel tanah
Butuh 500 sampai dengan 1000 tahun untuk membuat 1 inch tanah
Proses pengikisan ini tidak begitu saja berdiri sendiri
Ada begitu banyak peristiwa didalam pembentukannya
Air, gempa bumi, perubahan iklim, berbagai macam mikroorganisme, jamur dan gas
Telah membentuk tanah sebagai sumber penghidupan manusia dan makhluk hidup yang lainnya
Tanah tidak hanya terdiri dari satu lapisan saja
Susunan lapisannya terdiri atas humus, lempung, geluh, pasir, dan kerikil
Tanah yang baik adalah tanah yang perbandingannya sama banyaknya
Yang mengandung humus serta bagian pasir, geluh dan lempungnya
Tanah adalah tempat hidup yang paling ideal bagi bakteri
Setiap elemen tanah memiliki jenis, populasi dan sifat genetic yang berbeda.
Bakteria, Algae, Mold, Protozoa, Amuba, Actinomycetes Flagellata, Cilliata, jamur, nematoda, arthropoda dan makhluk yang paling begitu terkenal adalah cacing tanah, dana nama nama tersebut adalah nama dari keanekaragaman mikroorganisme pada tanah.
Sebagian besar mikroba memiliki peranan yang menguntungkan bagi pertanian,
Yaitu berperan penting dalam menghancurkan limbah organic, recycling hara tanaman, fiksasi biologis nitrogen, pelarutan fosfat, merangsang pertumbuhan, biokontrol pathogen (mikroorganisme parasit) dan membantu penyerapan unsure hara
Peran Mikroorganisme dalam tanah berperan dalam siklus energi, berperan dalam siklus hara (reproduksi yang sangat cepat dalam hitungan menit!), berperan dalam pembentukan agregat tanah, serta menentukan kesehatan tanah.
Tanah dikatakan subur bila mempunyai kandungan dan keragaman biologi yang tinggi.
Begitu banyak bakteri di tanah, kemampuannya beradaptasi dan berkembangbiaknya dengan cara membelah diri, adalah sebuah kehebatan yang tidak tertandingi dengan makhluk apapun,
Bayangkan, didalam PER GRAM tanah subur mengandung lebih dari 100 juta mikroba!
Produktivitas dan daya dukung tanah tergantung pada aktivitas mikroba
Tanaman bisa tumbuh dengan baik jika mempunyai hubungan simbiosis mutualisme dengan mikroorganisme itu sendiri.
Kehebatan lainnya lagi adalah, mikroorganisme tanah mampu menguraikan bahan kimia yang sulit diserap menjadi bentuk yang mudah diserap oleh tanaman.
Mikroorganisme mempunyai kemampuan mengeluarkan suatu jenis zat yang berfungsi untuk memperlancar penyaluran hara dan air dari akar ke daun.
Zat yang dikeluarkan mikroorganisme ini dapat membantu penyebaran air dan nutrisi di seluruh permukaan daun. Keadaan ini akan meningkatkan produktivitas tanaman, karena penyaluran air dan nutrisi dapat berjalan lancar.
Peranan para mikroorganisme ini menjadikan tanah seperti membentuk seperti pipa pipa sangat kecil, serta membentuk rongga rongga udara untuk respirasi dan juga mampu menampung air dengan jumlah yang banyak. Penelitian mengatakan bahwa lapisan humus bisa menampung air setidaknya 40 kali lipat beratnya.

A-Z Agro Ecology and Organic Food System Course
Navdanya, September 2015

Senin, 13 April 2015

Kaum Terampil dan Terdidik

Kaum Terampil dan Terdidik

Saya percaya ibuku satu ini bukan seorang lulusan S1, S2 atau lainnya
Tapi bakatnya begitu luas hingga menghasilkan berbagai bentukan bambu yang luar biasa.
Bertemu dengan mereka, seolah bumi sangat luas,
Mereka memberikan keindahan yang tak ternilai

Kehebatan bambu terus bergerak
Mulai dari kebutuhan Rumah Tangga sampai pada Aksesoris
Bambu mampu menembus dunia lain
Namun pada intinya
Bambu Indonesialah yang terbaik
Ada banyak perempuan perempuan hebat yang terampil yang menjadikan bambu menembus pasaran dunia.
(by Nissa Wargadipura/12 Januari 2015 - di Desa Godean Jogjakarta)
 

Memahami Alam pada Usia Dini

Catatan 14 April 2015
Pesantren Kebon Sawah Ath Thaariq Garut
Menjadi tempat belajar para Guru dan Siswa
SDU Al Mubarok Tarogong Kidul Garut
Guru gurunya sangat berwawasan lingkungan
Keterbatasan sekolah tidak menjadikan patah semangat
Ada banyak jalan untuk tetap mendekatkan anak pada alam
Semakin dekat pada kesadaran "Alam adalah sekolahku"

Setiap minggu satu kali bergiliran belajar antar kelas
Belajar secara singkat namun padat bagaimana bertani dilahan sendiri dengan mengedepankan prinsip prinsip Agro Ekologi.
Komunikasi yang mudah dipahami oleh anak anak itu yang penting diterapkan oleh para penggerak di Pesantren Kebun Sawah, yang bertujuan agara anak mencintai alam dan pekerjaan para orang tua terdahulu.
Wawasan tentang alam adalah ciptaan terbaik dari Allah SWT,  adalah salah satu materi yang disampaikan oleh Kyai Ibang Lukman di inclass.
SD IT Al Mubarak Garut di in class Pesantren Ekologi Kebon Sawah (14 April 2015)

Jumat, 20 Februari 2015

Gambaran Umum Pesantren Ekologi Ath Thaariq Garut

Pendidikan Anak Usia Dini - PAUD  Pesantren Ekologi Ath Thaariq Garut
Pesantren Ekologi Ath THaariq adalah sebuah lembaga pendidikan yang bergerak pada pembelajaran siswa  bagaimana bisa survive, baik itu dalam masa belajar maupun setelah selesai belajar, difokuskan pada pembelajaran melayani diri sendiri serta alam, adalah bagian yang tidak terpisahkan dalam kurikulum belajar pesantren. 
Lebih dari itu belajar bagaimana mengolah pertanian/perkebunan  dengan menggunakan Open Pollinated Organic Seed.  Seluruh system pengelolaan Open Pollinated Organic Seed  berbasiskan pengetahuan ekologi , yang sangat mempertimbangkan keterjagaan ekosistem  sebagai bentuk ketundukan kita kepada  alam semesta. 
Lebih luas mengandung arti sebuah pendidikan yang  berbasis Agro Ekologi yaitu pendidikan yang mengenalkan kepada lingkungan pada pentingnya menanam tanpa merusak ekosistem, merawat, memanen, dan memasarkan dengan harga yang adil bahkan melakukan penelitian dan menjadi inventor, sehingga kelak siswa akan tumbuh pribadi pribadi yang berpandangan pada penyelamatan dan kepedulian pada manusia, bumi dan masa depan.