Oleh : Nissa Wargadipura/Pemimpin Pesantren Ekologi Ath Thaariq Garut
Sejarah mencatat,
peran pesantren di masa penjajahan adalah menggerakan, memimpin dan melakukan
perjuangan mengusir penjajah, juga memprakarsai berdirinya Negara Republik
Indonesia. Pesantren telah menjadi tonggak perlawanan dan pembebasan dari
segala bentuk penindasan.
Pesantren juga
berperan dalam berbagai bidang secara multidimensional, baik berkaitan langsung
dengan kegiatan-kegiatan pesantren maupun diluarnya,. Dimulai dari upaya
mencerdaskan bangsa, pesantren tercatat memiliki peranan penting dalam sejarah
pendidikan di tanah air dan memberikan sumbangan dalam mencerdaskan rakyat.
Selain sebagai lembaga pembinaan moral dan kultural. Menurut Ma’shum
Pesantrenpun mempunyai tiga fungsi yakni, fungsi religious (diniyyah), fungsi social (ijtimaiyyah) dan fungsi edukasi (tarbawiyyah). Peran itu memberikan
isyarat bahwa penyelenggaraan keadilan social melalui pesantren lebih banyak
menggunakan pendekatan kultural.
